By / 12th February, 2018 / Artikel / 1 Comment

Secara umum, bacaan doa acara turun tanah atau piton-piton tidak berbeda dengan acara Aqiqah. Biasanya juga banyak masyarakat menyelenggarakan tradisi piton-piton ini bersamaan dengan Aqiqah sang bayi. Berikut ini adalah lafal bacaan Do’a Turun Tanah dalam bahasa arab:

bacaan doa turun tanah, doa turun tanah

Sedangkan untuk Bacaan Do’a Piton-piton dalam Bahasa Indonesia, teksnya sebagai berikut:

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Semoga rahmat dan salam tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad Shollallohu ‘alaihi wa sallam, teriring keluarganya, dan sahabatnya.

Ya Allah, aku memohon perlindungan untuk anak ini kepada Tuhan yang maha esa lagi Tuhan tempat meminta dan bergantung dari jehatan setiap orang yang dengki. Aku memohon perlindungan untuk ibu anak-anak dan keturunannya dengan Zat Engkau dari syetan yang terkutuk.

Ya Allah, hendaklah Engkau menjadikan anak ini menjadi anak yang shaleh. Ya Allah, sungguh kami memohon kepada-Mu keselamatan dunia dan agama, kami memohon kepada-Mu penambahan dan keberkahan dalam ilmu, dam limpahkanlah rizki kepada orang-orang yang berkah mendapatkan rizki.

Wahai Tuhanku, sungguh Engkau telah mengajarkan semua nama-nama kepada Adam, dan sungguh Nabi-Mu Muhammad Saw telah memerintahkan kepada kami memberi nama kepada anak ini dengan nama yang layak di negeri ini …..(sebutkan nama anak).

Wahai Tuhanku, kami dipagi hari di atas kesucian Islam, di atas kepastian ikhlas, di atas agama Nabi Muhammad SAW, dan di atas agama bapak kami Ibrohim sebagai orang yang cenderung kepada kebenaran lagi yang tunduk (kepada ajaran) dan tidaklah ia termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah.

Ya Allah, sungguh kami memohon kepada-Mu lisan yang berzikir, hati yang bersyukur, badan yang bersabar, dan istri yang menolong kami dalam urusan dunia dan urusan akhirat.

Dan kami berlindung kepada-Mu, wahai Tuhan kami, dari anak yang kepada kami sebagai tuan, dari istri yang menyebabkan tumbuh uban sebelum usia layak beruban, dari harta yang menjadi siksaan dan bencana bagi kami, dan dari tetangga yang bila melihat kebaikan kami, maka ia menyimpan dan bila ia melihat keburukan kami maka ia menyebarkan.

Ya Allah, terimalah aqiqah kami, wahati Tuhan kami, dengan rahmat-Mu wahai Tuhan paling penyayang di antara para penyayang. Dan segala puji hanya untuk Allah, Tuhan semesta alam.


1 Comment

Leave a Comment