By / 18th April, 2019 / Artikel / No Comments

Jum’at tanggal 15 Maret 2019 pukul 06.50 s.d selesai bertempat di Alun-Alun Berbek Jl. Mayjen Supeno No. 76 Kec. Berbek Kab. Nganjuk telah dilaksanakan karya bakti dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) dengan tema “Kelola Sampah Untuk Hidup Bersih Sehat dan Bernilai Menuju Kab. Nganjuk Bebas Sampah”.

Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) merupakan program pemerintah dalam pengelolaan sampah yang dilakukan secara komprehensif dan terpadu dari hulu ke hilir agar memberikan manfaat bagi masyarakat dan aman bagi lingkungan hidup.

Pada saat itu Bupati Kabupaten Nganjuk juga menyampaikan program terbarunya. yaitu :

◊ PROGRAM DESA BEBAS DARI SAMPAH

Dalam upaya membangun kesadaran bersama, dan pelembagaan hidup bersih dan sehat produktif dalam pengelolaan sampah, maka telah ditetapkan salah satu desa di Kabupaten Nganjuk menjadi Desa Bebas Dari Sampah yaitu Desa Pakuncen, Kec. Patianrowo. Disamping itu Desa Pakuncen ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi desa-desa lain di Kabupaten Nganjuk dan Provinsi Jawa Timur dalam pengelolaan sampah dari hulu sampai hilir.

◊ PENGELOLAAN LIMBAH B3 MELALUI BUMD (PDAU)

Merupakan salah satu kebijakan unggulan utama Bupati Nganjuk dalam pengelolaan sampah atau limbah B3 (bahan beracun berbahaya) melalui penetapan unit usaha baru BUMD PDAU yang bergerak di bidang Jasa Pengelolaan Limbah B3, dengan tujuan agar limbah B3 dapat dikelola dengan baik sekaligus Kebijakan Peningkatan Pendapatan Asli Daerah.

◊ BAJAK PAPAH (Bayar Pajak Pakai Sampah )

Adalah merupakan kebijakan Bupati Nganjuk dalam rangka pemanfaatan sampah agar berguna bagi masyarakat dan memiliki nilai ekonomis serta dalam rangka membantu keluarga dalam memenuhi kewajibannya membayar pajak kepada negara, yang dilaksanakan melalui mekanisme kerjasama dengan kader. Kebersihan dalam lembaga BSI (Bank Sampah Induk).

◊ SAMPAH MENJADI EMAS BATANGAN

Telah dilakukan kerjasama antara konsumen/pelanggan TPST (Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu) dengan PT. PEGADAIAN CABANG NGANJUK, dimana sampah yang dikelola oleh TPST ditukar dengan TABUNGAN EMAS BATANGAN, sehingga sampah bukan menjadi “masalah”, tetapi sampah menjadi “Berkah”.

 

Berikut Video kegiatan HPSN :


Leave a Comment